Pekan Indah untuk Beberapa Pesepakbola Diaspora Indonesia

Beberapa pemain sepak bola Timnas Indonesia dan juga pemain diaspora yang mana tampil di liga luar negeri mampu meraih hasil yang sangat positif sepanjang akhir pekan lalu. tentu saja prestasi mereka ini membuat para pemain dibanggakan oleh pecinta sepak bola Indonesia.

Akhir Pekan Indah Bagi Pesepakbola Diaspora

Sebut saja  Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn, Duo Timnas Indonesia itu berhasil membawa Selangor FA menuju babak semifinal Piala Malaysia 2018 setelah mereka berhasil mengalahkan Kuala Lumpur FA yang diperkuat oleh Achmad Jufriyanto lewat adu penalty yang bertempat di Stadion KLFA, hari Sabtu (21/4) minggu lalu.

Jufriyanto yang mana sering disapa dengan Jupe itu sebenarnya bisa dikatakan kurang beruntung. Sebenarnya KLFA unggul dengan skor 3-0 pada leg kedua. Akan tetapi kekalahan 0-3 dari Selangor FA pada leg pertama membuat adu penalti mesti digelar untuk menentukan pemenangnya. Selangor FA lalu menang adu penalty 8-7 atas KLFA.

Hasil yang positif pun bisa diraih oleh Terens Puhiri yang mana bisa meraih kemenangan bersama judi togel online dengan Port FC di pertandingan Liga Thailand. Pada saat itu Port FC yang dibelanya berhasil menekuk Prachuap tepatnya di Stadion PAT, hari Sabtu (21/4) minggu lalu juga. Kemenangan yang dihasilkannya adalah 1-0 sehingga Port FC bisa melenggang ke peringkat empat pada klasemen sementara di Thai League 1.

Terens sendiri menjadi pemain cadangan ketika Port FC mengalahkan Prachuap. Mantan pemain dari klub Borneo FC tersebut masuk pada menit ke-58 menggantikan posisi Pakom Prempakdee.

Tidak hanya Evan Dimas, Ilham dan Terens saja. Selanjutnya ada Ryuji Utomo, Bek Timnas Indonesia juga berhasil meraih hasil yang sangat bagus di Thai League 2 bersama dengan PTT Rayong setelah bermain imbang dengan skor 2-2 melawan Lampang tepatnya di Stadion PTT, hari Minggunya, 22 April 2018. Hasil imbang ini akhirnya harus membuat PTT Rayong naik ke posisi kedua klasemen sementara di Thai League 2 dengan perolehan 19 poin.

Ryuji sendiri bermain sebagai starter ketika PTT Rayong melawan Lampang. Mantan dari bek Persija Jakarta tersebut dimainkan sebagai bek kanan oleh pelatih klub tersebut, Teerasak Po-on.

Bek-bek Indonesia yang lain yang juga bermain di laga Thai League 2 misalnya Yanto Basna. Ia juga berhasil meraih hasil imbang dengan tim yang dibelanya, Khonkaen FC. Ia yang bermain sebagai starter, bersama dengan Khonkaen FC ditahan imbang tanpa adanya gol oleh Udon Thani. Hasil imbang tersebut membuat Khonkaen FC menduduki posisi keempat klasemen sementara Thai Legue 2 dengan perolehan 17 buah poin.

Dari Liga Belgia juga pemain-pemain diaspora Indonesia tampil mengesankan. Sandy Walsh bisa membantu Zulte Waregem menang di atas Kortjik dengan skor 3-0 tepatnya di Stadion Regenboog di lanjutan babak kualifikasi menuju Liga Eropa di musim depan.

Sementara itu, Ezra Walian, yang berperan hanya menjadi cadangan tidak bermain ketika Almere City dikalahkan oleh FC Eindhoven dengan skor tipis 2-3 tepatnya di Stadion Jan Louwers pada lanjutan babak Eerste Divisie (kasta yang kedua di laga Belanda).

Pemain-pemain tersebut memang bisa membuat bangga pecinta bola Indonesia. mereka yang diharapkan saat bermain di negara orang bisa menyerap ilmu dan juga pengalaman mengolah si kulit bolat. Dengan begini, tak menutup kemungkinan sepak bola dan pesepak bola Indonesia tak lagi dipandang sebelah mata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *