Fakta-fakta film Venom

Sejak rilisnya dalam 24 jam saja trailer film Venom langsung sukses merajai daftar trending video di dunia, termasuk di Indonesia. Setelah trailer perdana-nya dikritik habis-habisan sampai dikatakan lebih buruk dari trailer besutan fans karena sama sekali tak menampilkan si tokoh utama, di trailer keduanya kali ini sosok Venom ditampilkan dengan terang-terangan. Anda sudah tak sabar ingin menyaksikan film-nya? Inilah beberapa fakta tentang film Venom yang perlu Anda ketahui lebih dulu.

 

Fakta menarik film Venom

Film ini akan ditayangkan sekitar bulan oktober  2019, namun belum ada keterangan resmi tentang tanggalnya. Nah, inilah fakta-fakta unik tentan film Venom yang tentunya seru untuk diketahui.

 

Tokoh utama

Antihero ini nantinya akan diperankan oleh Tom Hardy yang sudah diketahui sejak lama sebagai fans berat Venom. Para penggemar pun cukup antusias menyambut didapuknya actor nominator piala Oscar dan pemeran Bane pada Batman The Dark Knight Rise ini sebagai Venom. Bila pemilihan actor ini tak membutuhkan waktu lama, ternyata untuk posisi sutradara justru memakan waktu yang cukup lama. Hal ini tentu wajar mengingat posisi bursatogel tersebut cukup vital akan kesuksesan sebuah film.

 

Kekuatan super

Symbiote yang merasuk ke dalam tubuh host atau inang-nya membuat Venom mempunyai kekuatan super yang luar biasa, antara lain, dapat melumpuhkan senjata tajam dan peluru, mampu bertahan hidup pada berbagai medan, berkamuflase dengan berubah wujud, juga dapat meregenerasi sel dengan cepat sehingga luka yang dialami host bisa sembuh dengan sangat cepat.

 

Saat tidak mengambil wujud Venom, manusia host Venom tetap memiliki kekuatan super seperti reflek tubuh yang melampaui manusia biasa, mampu bergerak dengan cepat, juga sangat kuat. Seperti Spiderman, Venom juga dapat mengeluarkan substansi sebagaimana jaring laba-laba yang berasal dari massa symbiote tersebut.

 

Kemunculan perdana

Venom muncul pertama kali pada film Spiderman 3 yang dibintangi oleh Tobey Maguire, dimana rival Peter yang juga rekan kerjanya membalas dendam karena kariernya berantakan gara-gara si Spiderman. Saat emosinya tidak stabil karena dendam, Eddy Brock atau Venom yang masih berwujud manusia disusupi oleh symbiote yang membuatnya bertransformasi menjadi monster mengerikan untuk melawan Spiderman.

 

Penuh adegan kekerasan

Film superhero ini mungkin tak cocok menjadi tontonan anak-anak karena akan dipenuhi oleh adegan kekerasan dan darah sebagaimana dalam Deadpool dan Logan. Sony diduga menggunakan strategi ini untuk mendongkrak pendapatan.

 

Bukan bagian dari Marvel Cinematic Universe

Menanggapi harapan fans untuk mempertemukan kembali Spiderman dan Venom dalam satu layar, Kevin Feige, bos Marvel menegaskan bahwa Venom tak ada sangkut-pautnya sama sekali dengan proyek MCU. Selain itu MCU berprinsip tak akan merilis film dengan rating R alias dewasa. Hal yang sama dikatakan oleh Jon Watts, sutradara Spidermen Homecoming, walaupun sama-sama diproduksi oleh Sony tetapi Venom tak berkaitan dengan film besutannya.

 

Kemungkinan rival

Kemungkinan besar Venom akan melawan Carnage, karena  tak mungkin ia akan bertarung kembali dengan Spiderman. Carnage adalah Cletus Kasady yang dikenal Eddy di penjara. Setelah kabur dari penjara dengan bantuan kekuata super alien Symbiote, beberapa sel mahkluk itu rupanya tertinggal di penjara dan merasuki Cletus. Karena sifat dasarnya yang jahat, monster jelmaan criminal itu menjadi semakin mengerikan dan kejam. Pada versi komiknya, Carnage baru dapat dilumpuhkan setelah Venom meminta bantuan Spiderman untuk bertempur bersamanya.